calendar


Sabtu, 14 April 2012

LANANG SETIYAJI


Cinta Tak Tersampaikan


          Di pagi yang cerah, ada seorang remaja yang bernama Lita. Ia duduk di bangku SMP Pasundaan Tangerang, dan masih kelas 8. Di kamar Lita penuh dengan buku.
Suatu hari Lita pun masih tertidur puas walaupun matahari sudah menyinari kamar Lita. Tiba-tiba Ibu Lita menuju ke kamar untuk membangunkan Lita untuk berangkat sekolah. “Lita ayo bangun kan kamu mau sekolah?” Ibu Lita punsambil menarik tangan Lita untuk bangun. “Ibu, sebentar lagi!” jawab Lita dengan wajah sangat ngantuk. “Aduh  nih anak susah banget dibangunin! Makanya jangan tidur malam-malam. Lihat nih udah jam 06.00” kata Ibu Lita yang jengkel. “Apa?? Otidaaaaakk!” kata Lita kaget sambil menuju kamar mandi.
            Sedangkan Lita mandi, Ibunya langsung turun untuk menyiapkan sarapan. Lita keluar kamar mandi dan cepat-cepat untuk memekai baju, 5 menit kemudian Lita pun langsung mengambil sebuah sandwich yang telah dibuatkan oleh Ibunya. “Astagfirullah Lita kamu makan berdiri?” Tanya Ibu yang sedang duduk sambil mengambil makanan yang telah dibuatnya. “Aduh Ibu aku buru-buru, udah telat nih, jadi aku pergi dulu yah Ibu! Assalamualaikum” kata Lita. “Waalaikumsalam. Lita. Lita sikapmu!” kata Ibu sambil menggelengkan kepala.
           

 Setibanya disekolah Lita pun duduk dikelas 8F dengan dada yang sesak. “Lita! Kenapa? Kok kaya nyesek banget dada lo?” Tanya Suci temannya Lita. “Yammpun tadi gue bangunnya kesiangan, jadi gue nyesek banget nih! Kok panas ya?” Tanya Lita sambil mengipas-ngipas badannya. “Oya...lo udah ngerjain tugas belum?” Tanya Suci. ”What? Yang mana?” Tanya Lita heran. “Itu lhoo Matematika.” Jelas Suci. “Ohh udah kok. Ohiya kita keluar yuk, kan belum bel soalnya gue laper nih.” Ajak Lita. “ Yaudah ayo” Kata Suci.
            Akhirnya Suci dan Lita menuju ke kantin. “Eh nanti pulang sekolah paskibra loh!” Kata Suci. “Ya nanti gue dateng kok.” Jawab Lita
            Jam 07.00 bel masuk sekolah pun berbunyi. Seluruh siswa-siswi SMP Pasundaan Tarogong pun masuk ke kelas masing-masing. Lita dan Suci pun masuk ke kelas 8F dengan wajah yang sedikit marah. “Ah kenapa harus masuk sih makanan tadi kan belum habis!” Gerutu Suci. “Yah sabar aja kali.” Kata lita sambil menepuk bahu Suci.
Pelajaran dimulai siswa-siswi pun belajar dengan tertib. “Sumpah guru bahasa Indonesia yang ini bikin gue ngantuk.” Gerutu Suci. “Iya tapi kita harus menghargai kali walaupun sedikit ngantuk hehe.” Kata Lita. “Aduh.....mudah-mudahan guru mtk gak masuk ya.” Kata Suci. “Loh kenapa? Bukannya lu suka sama mtk?” Tanya Lita. “ Iya gue tau tapi ini guru galak banget sampai-sampai gue keluar keringet.” Kata Suci yang terus ngoceh. “Yaya....up to you lah! “ Kata Lita sambil menutup kuping.
Beberapa menit kemudian seorang guru piket datang. “ Eh ada guru!” Kata seorang murid yang langsung duduk. ”Assalamualaikum.” Sapa guru piket. “Waalaikumsalam” Jawab murid-murid. “Baiklah guru mtk kalian tidak masuk hari ini, jadi ada tugas dari guru kalian halaman 19, tulis dan jawab semuanya.” Jelas guru piket
            Bel pulang pun berbunyi, siswa-siswi SMP Pasundaan Tarogong keluar dari kelas. Suci dan Lita pun langsung latihan paskibra. “Eh senior kelas 8 maju kedepan, soalnya kelas 7 yang gak muat?” Kata pelatih. “Ikh parah nih pelatih, masa kita disuruh duduk didepan sih, kan gue malu diliatin junior hah.” Kata Suci. “Hahahaha so iye lo!“ Jawab Lita. “Eh suci lo kenal gak sama itu anak yang lagi senyum? Tanya Lita. “Yang mana? Tanya Suci. “Itu loh masa lu gatauyang paling depan sebelah kanan.” Kata lita. “Oh itu sih Dwiki Syahputra.” Kata Suci. “Kok kenal sih?” Tanya Lita. “Yaiyalah orang gue kemarin latihan! Kenapa emang? Lo suka?” Ejek Suci. “Apaansih masa iya suka sama adik kelas.” Kata Lita malu.
Keesokan harinya yaitu hari Senin Lita pun harus pergi kesekolah. “ Aduh jam ini berisik banget sih?” Gerutu Lita. “Apa?? Jam 6? gue harus cepet mandi nih!” Kata Lita sambil mengambil handuk.
Selesai mandi Lita pun cepat-cepat menuju ke sekolah dan dia lupa salam kepada orang tua. Setiba di sekolah pun Lita langsung bergegas ke kelas. “Lit, lo terlambat ga?” Tanya Suci. “Iyanih... eh gue boleh cerita ga?” Tanya Lita sambil mengambil nafas panjang. “Kayanya gue jatuh cinta deh sama anak paskibra.” Kata Lita dengan muka memerah. “What? Siapa namanya??” Tanya Suci kaget. “Ituloh... Dwiki.” Kata Lita sambil menutup mata. “Hahahaha gasalah suka sama “adik kelas”?” Ejek Suci. “Hehehehehe.” Lita hanya bisa tersenyum.
Akhirnya tersebarlah Lita menyukai Dwiki dan gosip tersebut sudah terdengar sampai kuping Dwiki. Namun dia hanya diam dan tidak mau tau akan hal itu. Tak lama Lita menyatakan perasaannya namun ternyata dia ditolak secara halus, Lita pun sedih memikirkannya, apa yang diharapkannya tidak menjadi nyata, cintanya pada Dwiki cinta tak tersampaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar